This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 13 November 2014


“ MANAJEMEN LINGKUNGAN EKSTERNAL “

Bab : 1
Devinisi lingkungan Eksternal

 Lingkungan eksternal adalah semua elemen di luar organisasi yang relevan untuk operasi. Unsur-unsur di luar organisasi sulit dikendalikan namun berpengaruh terhadap organisasi. Organisasi tidak dapat berdiri sendiri atau memenuhi kebutuhannya sendiri. Organisasi mengambil input seperti bahan baku , uang, tenaga kerja dan energi dari lingkungan eksternal yang mengubahnya menjadi produk atau jasa sebagai output. Lingkungan eksternal dibagi menjadi dua yaitu lingkungan khusus dan lingkungan umum.

Bab : 2


Faktor Lingkungan Eksternal


MIKRO :

            Lingkungan eksternal mikro (unsur direct action atau lingkungan khusus) lingkungan mikro, merupakan lingkungan yang memiliki pengaruh langsung terhadap organisasi dan kinerjanya. Lingkungan mikro mrliputi sektor-sektor yang melakukan transaksi harian dengan organisasi. Secara umum lingkungan ini memiliki faktor berupa.
1. Persaing
Pihak yang berusaha mendapatkan sumberdaya yang sama dengan perusahaan.
2    2. Konsumen
Pihak yang membutuhkan sumberdaya dan produk yang dihasilkan perusahaan.
3    3. Pemasok
Pihak yang menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan organisasi.
4    4. Lembaga Pengatur dan Pemerintah
Alat-alat kewenangan yang berfungsi mengawasi, membuat aturan (hukum), dan memiliki kekuatan hukum yang dapat mempengaruhi pola kebijakan dan pola kerja organisasi.
5    5. Rekanan usaha (Mitra usaha)
Pihak-pihak yang melakukan kerja sama atau persekutuan dengan organisasi tersebut.


MAKRO :

            Lingkungan eksternal makro (unsure indirect action atau lingkungan umum). Adalah lingkungan makro merupakan lapisan eksternal yang tersebar dan mempengaruhi organisasi secara tidak langsung, meliputi ;

1.      Aspek Ekonomi
Keadaan kesehatan dan stabilitas sistem ekonomi di wilayah dimana organisasi itu berada.
2.      Aspek Teknologi
Mengacu pada teknologi yang tersedia yang dapat digunakan untuk mengubah sumberdaya menjadi produk baik barang ataupun jasa.
3.      Aspek Sosial Budaya
Meliputi kebiasaan, adat-istiadat, nilai-nilai dan karakteristik masyarakat di wilayah organisasi itu berada.
4.      Aspek Politik dan Hukum
Keberadaan aturan-aturan pemerintah yang mengatur masalah usaha, dan bagaimana hubungan antara pemerintah dan usaha itu sendiri.
5.      Aspek Internasional
Hal-hal yang mempengaruhi organisasi dari kegiatan-kegiatan usaha di Negara lain.


Bab : 3

Tanggung Jawab Sosial Manajer :

Perubahan konsep manajerial dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern. Seorang manajer mempunyai tanggung jawab social atas keputusan-keputusan yang diambil, mengapa dikatakan demikian karena mempengaruhi dalam pencapaian tujuan organisasi baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka panjang, disamping itu juga menyangkut hajat hidup orang banyak yang kesemuanya menggantungkan dirinya kepada organisasi tersebut (ini kalau dilihat dari segi dimana seseorang bekerja). Atas dasar ini maka seorang manajer dituntut untuk dapat mengimplementasikan etika berusaha (the ethics of manager). Ada lima faktor yang mempengaruhi keputusan manajer dalam etika berusaha ini, yaitu hukum; peraturan-peraturan pemerintah termasuk di dalamnya undang-undang yang dikeluarkan oleh pemerintah; kode etik industri dan perusahaan tekanan-tekanan sosial; tegangan antar standar perorangan dan kebutuhan organisasi.





Sumber :